Forklift Bergetar dan Bunyi Saat Jalan? Cek Roda, Bearing, Hub dan Steering Forklift

Forklift terasa bergetar saat berjalan, terdengar bunyi kasar dari bagian roda, atau steering terasa tidak stabil?
Jangan langsung menganggap masalah berasal dari mesin atau transmission.
Keluhan seperti ini dapat berasal dari bagian bawah forklift, terutama roda forklift, bearing, wheel hub, steering system, axle hingga kondisi permukaan lantai tempat forklift beroperasi.
Toyota bahkan memasukkan pemeriksaan kerusakan dan keausan ban, hub nut yang longgar, abnormal noise, vibration, serta steering yang longgar ke dalam pemeriksaan forklift sebelum digunakan. Sumber: Toyota Material Handling.
Karena itu, ketika forklift mulai terasa berbeda saat berjalan, pemeriksaan sebaiknya dilakukan lebih awal sebelum keausan kecil berkembang menjadi kerusakan komponen lain.
1. Roda Forklift Sudah Aus
Roda merupakan bagian yang langsung menerima berat forklift dan beban yang dibawa.
Berbeda dengan mobil yang memiliki suspension system untuk menyerap sebagian getaran, banyak forklift memiliki konstruksi yang membuat kondisi roda sangat terasa oleh operator.
Toyota menjelaskan bahwa berat forklift dan muatannya ditopang langsung oleh ban, sehingga ban yang sudah membutuhkan penggantian dapat membuat forklift tidak stabil dan membuat perjalanan tidak nyaman bagi operator. Sumber: Toyota Material Handling.
Perhatikan kondisi seperti:
- Diameter roda sudah jauh berkurang.
- Permukaan roda tidak rata.
- Polyurethane mulai retak.
- Potongan material roda mulai terkelupas.
- Roda aus sebelah.
- Roda berubah bentuk.
Jika ditemukan kondisi tersebut, roda sebaiknya diperiksa lebih lanjut.
2. Roda Forklift Mengalami Flat Spot
Flat spot terjadi ketika sebagian permukaan roda tidak lagi berbentuk bulat sempurna.
Ketika forklift berjalan, bagian roda yang rata tersebut akan terus menyentuh lantai setiap satu putaran.
Akibatnya operator dapat merasakan getaran berulang seperti:
duk… duk… duk…
yang frekuensinya semakin cepat ketika forklift mempercepat laju.
Toyota menyebut flat spots sebagai salah satu kondisi yang menunjukkan tire forklift perlu diganti. Sumber: Toyota Material Handling.
Pada load wheel reach truck atau pallet truck, flat spot juga dapat terbentuk ketika debris menghalangi roda berputar sementara motor drive tetap mendorong unit berjalan. Roda akhirnya terseret di lantai dan mengalami keausan pada satu titik. Sumber: Toyota Material Handling.
3. Polyurethane Roda Retak atau Terkelupas
Pada forklift electric, reach truck, stacker dan pallet truck, banyak roda menggunakan polyurethane.
Material ini dapat mengalami kerusakan akibat:
- Panas.
- Beban tinggi.
- Lantai kasar.
- Debris.
- Pemakaian terus-menerus.
- Pemilihan material roda yang tidak sesuai aplikasi.
Toyota menjelaskan bahwa panas akibat compression berulang dapat menyebabkan retak pada compound roda atau bahkan kegagalan bonding antara material roda dengan hub. Sumber: Toyota Material Handling.
Jika polyurethane mulai terkelupas atau terlepas dari hub, forklift biasanya mulai mengalami getaran dan suara saat roda berputar.
4. Roda Mengalami Chunking
Chunking adalah kondisi ketika sebagian material roda mulai pecah atau terlepas.
Kerusakan dapat terlihat seperti bagian polyurethane atau rubber yang hilang pada beberapa titik.
Toyota memasukkan chunking dan tearing sebagai tanda ban forklift perlu diganti.
Roda yang mengalami chunking tidak lagi memiliki permukaan yang bulat dan rata.
Akibatnya:
- Forklift bergetar.
- Muncul suara ketika roda berputar.
- Operator merasa perjalanan lebih kasar.
- Material roda dapat terus rusak.
- Komponen bearing dan axle menerima beban impact tambahan.
Karena itu, roda sebaiknya tidak menunggu sampai materialnya habis sebelum dilakukan penggantian.
5. Bearing Roda Forklift Perlu Diperiksa
Selain roda, wheel bearing forklift merupakan komponen penting yang memungkinkan roda dan hub berputar pada axle atau steering knuckle.
Bearing bekerja terus selama forklift bergerak dan menerima beban yang cukup besar.
Jika terdapat kelonggaran, keausan, pelumasan yang buruk atau kerusakan pada bearing, bagian roda dapat terasa tidak bekerja secara normal.
Manual maintenance Crown secara khusus memiliki prosedur untuk steer wheel bearing, termasuk melepas wheel assembly, memeriksa seal, melepas inner bearing, membersihkan dan melumasi steering knuckle, lalu memasang kembali inner dan outer bearing. Sumber: Crown Equipment maintenance manual.
Hal ini menunjukkan bahwa bearing dan hub merupakan bagian yang memang membutuhkan perhatian dalam maintenance steering wheel forklift.
Gejala yang membuat bearing perlu diperiksa:
- Bunyi kasar ketika roda berputar.
- Roda terasa seret.
- Hub terasa memiliki kelonggaran.
- Roda tidak berputar dengan halus.
- Terdapat panas abnormal pada area hub.
- Kondisi seal bearing rusak.
Namun bunyi dari area roda tidak otomatis berarti bearing rusak. Roda, brake, axle dan steering juga perlu diperiksa.
6. Wheel Hub Forklift Longgar
Hub forklift menjadi tempat roda dan bearing terpasang serta menghubungkan rotating wheel dengan axle atau steering knuckle.
Jika terdapat kelonggaran pada hub assembly, forklift dapat terasa tidak stabil.
Pemeriksaan dapat meliputi:
- Hub nut.
- Wheel nut.
- Bearing.
- Seal.
- Hub surface.
- Steering knuckle.
- Stud dan mounting.
Toyota memasukkan loose hub nuts sebagai salah satu poin yang harus diperiksa dalam daily inspection forklift. Sumber: Toyota Material Handling.
Wheel nut atau hub nut yang tidak sesuai torque bukan masalah yang sebaiknya diabaikan.
7. Rim Forklift Bengkok
Pada forklift yang menggunakan pneumatic atau solid tire dengan rim, kondisi rim juga perlu diperiksa.
Benturan keras dengan:
- Lubang.
- Dock plate.
- Kerb.
- Material di lantai.
- Objek keras lainnya
dapat menyebabkan rim mengalami deformasi.
Toyota menyarankan untuk memeriksa bending pada rim ketika melakukan pemeriksaan tire karena rim yang bengkok dapat memerlukan penggantian. Sumber: Toyota Material Handling.
Rim yang tidak berputar secara center dapat menyebabkan getaran yang semakin terasa ketika forklift bergerak lebih cepat.
8. Keausan Roda Tidak Merata
Roda tidak selalu aus secara merata.
Pada beberapa unit, roda dapat mengalami keausan:
- Lebih banyak di sisi dalam.
- Lebih banyak di sisi luar.
- Berbentuk cone.
- Berbeda antara kiri dan kanan.
Toyota menjelaskan bahwa penggunaan dan kondisi aplikasi tertentu dapat menyebabkan uneven wear. Pada load wheel, belokan sempit yang sering dilakukan dapat menyebabkan coning, yaitu roda aus membentuk seperti kerucut.
Toyota juga merekomendasikan pemeriksaan keausan yang tidak merata antara roda kiri dan kanan maupun depan dan belakang karena dapat menunjukkan adanya masalah lain pada forklift atau aplikasinya.
Jadi jangan hanya mengganti roda tanpa mencari penyebab keausan tidak normal.
9. Steering Forklift Terasa Longgar
Jika getaran terasa terutama ketika forklift berbelok, sistem steering forklift perlu diperiksa.
Toyota secara spesifik memasukkan kondisi loose steering dalam pemeriksaan forklift sebelum digunakan.
Steering assembly dapat terdiri dari berbagai komponen tergantung model forklift, seperti:
- Steering wheel.
- Steering column.
- Steering gear.
- Steering cylinder.
- Tie rod.
- King pin.
- Steering knuckle.
- Bearing.
- Bushing.
- Steer axle.
- Power steering hose.
Kelonggaran pada beberapa komponen tersebut dapat membuat arah roda tidak stabil.
10. Tie Rod atau Steering Joint Aus
Tie rod menghubungkan bagian steering mechanism dengan roda atau knuckle.
Apabila ball joint, tie rod end atau bushing mengalami keausan, steering dapat memiliki free play berlebihan.
Gejalanya dapat berupa:
- Steering terasa longgar.
- Forklift sulit berjalan lurus.
- Roda terasa bergoyang.
- Muncul bunyi ketika berbelok.
- Ban aus tidak merata.
Pemeriksaan steering linkage diperlukan untuk menentukan bagian mana yang mengalami kelonggaran.
11. Steering Axle atau King Pin Bermasalah
Pada counterbalance forklift, steer axle terletak pada bagian belakang unit.
Bagian ini menerima beban counterweight sekaligus memungkinkan forklift melakukan manuver dengan radius kecil.
Yale menggunakan tapered roller bearings pada steer axle pada sejumlah forklift pneumatic mereka untuk membantu mengurangi kebutuhan service, menunjukkan pentingnya bearing dalam konstruksi steering axle forklift. Sumber: Yale Lift Truck Technologies.
Jika terdapat keausan pada:
- King pin.
- Bushing.
- Steering knuckle.
- Pivot.
- Bearing.
- Axle mounting.
steering dapat menimbulkan bunyi atau terasa tidak stabil.
12. Power Steering Bermasalah
Pada forklift yang menggunakan hydraulic power steering, masalah tidak hanya berasal dari bagian mekanikal.
Periksa juga:
- Power steering hose.
- Steering cylinder.
- Hydraulic oil.
- Steering valve.
- Seal.
- Fitting.
Toyota menyebut power steering hose dan rubber part sebagai komponen yang memerlukan pemeriksaan dan penggantian periodik karena degradasinya dapat menyebabkan gangguan operasi dan kebocoran. Sumber: Toyota Material Handling.
Jika steering terasa berat sekaligus muncul suara ketika berbelok, sistem hydraulic steering juga perlu diperiksa.
13. Drive Wheel Forklift Rusak
Pada electric forklift atau reach truck, drive wheel tidak hanya membawa beban tetapi juga mentransfer tenaga motor ke lantai.
Toyota menjelaskan drive wheel harus menangani kombinasi:
- Heat.
- Debris.
- Traction.
- Acceleration.
- Braking.
- Steering.
Karena tugasnya cukup berat, drive wheel dapat mengalami kerusakan lebih cepat pada kondisi lantai atau aplikasi tertentu. Sumber: Toyota Material Handling.
Drive wheel yang:
- Aus.
- Retak.
- Terkelupas.
- Tidak bulat.
- Bonding PU-nya rusak.
dapat membuat forklift terasa bergetar saat berjalan.
14. Load Wheel Forklift Rusak
Pada reach truck, hand pallet dan electric pallet truck, load wheel menopang beban di bagian fork.
Load wheel sering kali berukuran kecil tetapi menerima tekanan sangat besar.
Debris seperti serpihan pallet atau batu kecil dapat merusak load wheel. Toyota menjelaskan benda kecil sekalipun dapat tertanam pada material roda atau bahkan menghentikan load wheel berputar sehingga menimbulkan flat spot.
Karena itu, kebersihan lantai warehouse juga berpengaruh terhadap umur roda.
15. Caster Wheel Bermasalah
Beberapa electric pallet truck, stacker dan forklift tertentu menggunakan caster wheel sebagai roda penyeimbang.
Caster wheel yang mengalami:
- Bearing rusak.
- PU aus.
- Mounting longgar.
- Axle pin aus.
- Permukaan roda tidak rata.
dapat menimbulkan getaran maupun bunyi ketika unit berjalan.
Jika forklift menggunakan drive wheel, load wheel dan caster wheel, ketiganya perlu diperiksa karena getaran dari satu roda dapat terasa ke seluruh chassis.
Kenapa Forklift Bergetar Saat Jalan Pelan?
Jika getaran sudah terasa pada kecepatan rendah, periksa terlebih dahulu kondisi fisik roda.
Kemungkinan yang umum antara lain:
- Flat spot.
- Chunking.
- Roda pecah.
- PU terkelupas.
- Bearing seret.
- Hub longgar.
Coba perhatikan apakah getaran terjadi secara berulang mengikuti satu putaran roda.
Jika iya, kemungkinan sumbernya berada pada komponen rotating seperti roda atau hub.
Forklift Bergetar Semakin Kencang Saat Kecepatan Naik
Jika getaran semakin kuat ketika forklift bergerak lebih cepat, periksa:
- Roundness roda.
- Rim.
- Hub.
- Bearing.
- Wheel mounting.
- Steering linkage.
Roda atau hub yang berputar tidak center dapat menghasilkan vibrasi yang meningkat sesuai kecepatan putaran.
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan sebelum forklift kembali digunakan pada kecepatan normal.
Forklift Bunyi “Klotok-Klotok” Saat Jalan
Bunyi dari bagian bawah forklift dapat memiliki banyak sumber.
Kemungkinan dapat berasal dari:
- Wheel bearing.
- Hub.
- Wheel nut.
- King pin.
- Bushing.
- Tie rod.
- Steering joint.
- Axle mounting.
- Brake component.
- Roda yang rusak.
Karena satu jenis bunyi dapat dihasilkan beberapa komponen, pemeriksaan langsung tetap diperlukan.
Hindari mengganti sparepart hanya berdasarkan suara tanpa memastikan sumber kelonggarannya.
Forklift Bunyi Saat Belok
Jika bunyi lebih jelas ketika steering diputar, fokus pemeriksaan dapat diarahkan ke:
- Steering bearing.
- King pin.
- Steering knuckle.
- Tie rod.
- Steering cylinder.
- Steer axle.
- Bushing.
- Wheel bearing.
- Power steering system.
Perhatikan juga apakah steering terasa lebih berat atau memiliki free play lebih besar dari sebelumnya.
Jangan Abaikan Getaran Forklift
Getaran yang awalnya kecil dapat meningkatkan keausan pada bagian lain.
Jika forklift terus digunakan dengan roda atau hub yang bermasalah, vibration dapat diteruskan ke:
- Bearing.
- Axle.
- Steering system.
- Chassis.
- Operator compartment.
- Mast.
- Electrical connector.
Selain kerusakan komponen, Toyota juga mengingatkan bahwa tire yang sudah membutuhkan penggantian dapat membuat forklift tidak stabil dan membuat operator lebih cepat mengalami fatigue.
Karena itu, vibration merupakan gejala yang sebaiknya diperiksa, bukan dianggap sebagai karakter normal forklift.
Pemeriksaan Awal Forklift Bergetar dan Bunyi
Jika forklift mulai mengalami getaran, lakukan pemeriksaan awal berikut.
1. Periksa seluruh roda
Cari flat spot, retak, chunking, tearing atau keausan tidak merata.
2. Periksa wheel dan hub nut
Pastikan tidak terdapat mounting yang longgar.
3. Periksa rim
Pastikan rim tidak bengkok atau mengalami kerusakan.
4. Periksa bearing
Periksa kelonggaran dan apakah roda berputar dengan halus.
5. Periksa steering
Perhatikan apakah terdapat free play abnormal.
6. Periksa tie rod dan king pin
Cari kelonggaran pada joint serta bushing.
7. Periksa axle
Pastikan mounting axle dalam kondisi baik.
8. Test jalan secara aman
Perhatikan kapan getaran terjadi: saat lurus, berbelok, braking atau pada kecepatan tertentu.
Toyota sendiri memasukkan abnormal noise, vibration, tire condition, hub nuts dan loose steering sebagai bagian dari inspeksi forklift.
Sparepart yang Berkaitan dengan Forklift Bergetar
Setelah dilakukan diagnosa, beberapa sparepart forklift yang mungkin berkaitan dengan keluhan ini antara lain:
- Drive wheel forklift.
- Load wheel forklift.
- Caster wheel forklift.
- Solid tire.
- Polyurethane wheel.
- Wheel bearing.
- Hub bearing.
- Wheel hub.
- Wheel seal.
- King pin.
- King pin bearing.
- Bushing.
- Tie rod.
- Tie rod end.
- Steering knuckle.
- Steering cylinder.
- Power steering hose.
- Steer axle component.
- Wheel nut.
- Hub nut.
Tidak semua komponen tersebut perlu diganti sekaligus.
Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui sumber kerusakan sebenarnya.
Jangan Salah Beli Roda Forklift
Saat mencari roda forklift, model forklift saja sering belum cukup.
Sebaiknya siapkan spesifikasi seperti:
- Diameter luar roda.
- Lebar roda.
- Diameter bearing.
- Diameter shaft.
- Diameter hub.
- Panjang hub.
- Jumlah bearing.
- Material roda.
- Posisi roda.
Contoh ukuran biasanya ditulis seperti:
Ø 343 × 114 mm
atau ukuran polyurethane wheel tertentu dengan tambahan ukuran bearing dan hub.
Untuk drive wheel electric forklift, informasi tambahan seperti:
- PCD.
- Jumlah lubang bolt.
- Diameter center hole.
- Offset.
juga dapat diperlukan.
Kirimkan foto roda lama serta nameplate unit untuk membantu proses identifikasi.
Preventive Maintenance Bisa Mencegah Kerusakan Lebih Besar
Forklift merupakan alat kerja yang memiliki banyak komponen bergerak.
Toyota menyarankan inspeksi berkala terhadap berbagai komponen yang mengalami wear, termasuk tire dan steering system. Planned maintenance membantu menemukan masalah lebih awal serta mengurangi unexpected downtime.
Untuk area roda dan steering, pemeriksaan rutin dapat meliputi:
- Kondisi roda.
- Wear line.
- Flat spot.
- Hub.
- Bearing.
- Wheel nut.
- Steering play.
- Tie rod.
- King pin.
- Bushing.
- Hydraulic steering hose.
- Kebocoran.
- Axle mounting.
Semakin cepat kelonggaran atau keausan diketahui, semakin kecil kemungkinan kerusakan berkembang ke komponen lain.
Butuh Service Forklift atau Roda Forklift?
Forklift Anda mengalami:
⚠️ Getaran saat berjalan?
⚠️ Bunyi dari bagian roda?
⚠️ Steering terasa longgar?
⚠️ Roda forklift pecah atau terkelupas?
⚠️ Bearing atau hub bermasalah?
⚠️ Drive wheel / load wheel sudah aus?
TMS Specialist Forklift membantu kebutuhan service forklift, roda forklift, relining polyurethane, bearing, hub, steering component dan berbagai sparepart forklift lainnya.
Untuk membantu proses identifikasi, kirimkan:
- Foto nameplate forklift.
- Merek dan model.
- Serial number.
- Foto/video keluhan.
- Foto roda atau sparepart lama.
- Ukuran roda.
- Part number jika tersedia.
Informasi tersebut membantu proses identifikasi menjadi lebih akurat sebelum melakukan perbaikan atau pemesanan sparepart.
TMS Specialist Forklift
PT Tangerang Mandiri Sukses
Cipondoh, Kota Tangerang
📲 WhatsApp: 0822-9767-5066
🌐 tmsspecialistforklift.com
Urusan Forklift? TMS-in Aja!
FAQ Forklift Bergetar dan Bunyi Saat Jalan
Kenapa forklift bergetar saat berjalan?
Penyebabnya dapat berasal dari roda yang mengalami flat spot, chunking, keausan tidak merata, rim bengkok, hub longgar, bearing, atau steering system. Toyota menyarankan pengecekan tire condition, vibration, hub nuts dan steering sebagai bagian pemeriksaan forklift.
Apakah roda forklift yang aus bisa menyebabkan getaran?
Ya. Roda yang tidak lagi bulat atau mengalami flat spot dapat menyebabkan getaran berulang setiap kali bagian tersebut menyentuh lantai. Toyota memasukkan flat spot sebagai tanda tire forklift perlu diganti.
Kenapa polyurethane wheel forklift mengelupas?
Panas, debris, kondisi lantai dan penggunaan berat dapat berkontribusi terhadap kerusakan polyurethane. Toyota menjelaskan panas dapat menyebabkan cracking atau kegagalan bonding antara compound roda dan hub.
Apakah bearing forklift bisa menyebabkan bunyi saat jalan?
Bearing merupakan bagian dari wheel dan hub assembly sehingga perlu diperiksa ketika terdapat bunyi atau kelonggaran pada area roda. Maintenance manual Crown secara khusus mengatur inspeksi, cleaning dan lubrication untuk steer wheel bearing.
Kenapa steering forklift terasa longgar?
Kemungkinan dapat berasal dari steering linkage, tie rod, king pin, bushing, knuckle, bearing atau bagian steer axle lainnya. Kondisi loose steering sebaiknya segera diperiksa.
Apa tanda drive wheel forklift harus diganti?
Perhatikan permukaan aus, retak, flat spot, material terkelupas atau bonding polyurethane dengan hub yang mulai rusak. Heat dan debris merupakan beberapa faktor utama yang dapat merusak drive dan load wheel.
Bagaimana menentukan ukuran roda forklift?
Ukur diameter luar, lebar, ukuran bearing, shaft dan hub. Untuk drive wheel tertentu juga perlu mengecek bolt hole, PCD dan center hole. Sebaiknya sertakan foto roda lama dan nameplate forklift saat meminta pengecekan sparepart.
Sumber referensi teknis artikel: Toyota Material Handling, Crown Equipment dan Yale Lift Truck Technologies. Referensi tersebut digunakan untuk pemeriksaan tire, wheel, hub nut, vibration, steering dan wheel-bearing maintenance.